SAESTU
SAESTU
Karya : Ilham Ramadhan
Dibalik layar ini, rasanya cukup bagiku untuk
menanti
Menunggu sang kepastian yang tak kunjung menghampiri
Tak jarang lelah menyapa
Menyentuh jiwa yang hampir asing dengan sang gembira
Menatap hancurnya pondasi harapan
Yang dihancurkan oleh gada ekspektasi
Namun tak bosan aku mencari di reruntuhan
Berharap menemukan sebuah jawaban
Katakan bila kau sudah siap
Siap untuk melakukan sebuah perjalanan
Yang tak akan pernah usai walau ragamu disambangi
pilu
Sebuah perjalanan yang dipenuhi duri ragu
Hingga tak akan kau kenali dirimu yang dulu
Dirimu yang kau kira masih lugu
Tak akan berarti dalam dunia semu
Kemarilah, akan aku ajari kamu satu pelajaran
Tapi berjanjilah untuk tidak akan melupakan
Karena sejatinya tak ada sebuah doa dan harapan
Kecuali didengar dan dikabulkan oleh Tuhan
Karenanya, jangan pernah terlintas untuk ragu
Kepada-Nya yang telah memberi hidup untukmu
Menakjubkan bukan? Aku bisa berubah dalam sesaat
Dalam waktu yang selalu kau pakai untuk berkedip
Di sela kedipan itulah yang ku pakai untuk
mengingatmu
Mengingat dirimu yang tiada pernah bosan untuk
menguji
Namun karena dirimu juga akhirnya aku memahami
Karenamu, pernah aku menangis mencoba mengetuk pintu
langit
Dinginnya angin malam rasanya sepadan dengan usaha merayu
sang Tuhan
Sekali lagi mencoba memastikan suatu keputusan
Yang kiranya kelak dapat menyejukkan hati dan
pandangan
Namun entah mengapa, aku makin dibuat yakin
Terhadap satu hal yang sepenuhnya hatiku tak ingin
Akan keputusan yang dibawa oleh sang angin
Dalam hati ini, si kecewa menari riang tak berizin
Hingga diujung barisan dapat kau lihat sang
ekspektasi memimpin
Rayakan semua keberhasilanmu saat ini
Akan ku pastikan bahwa aku lah orang yang paling
bangga diantara lain
Namun izinkan aku melakukannya dari jauh
Karena haram rasanya aku hadir dalam sebuah perayaan
Tanpa ikut serta dalam pahitnya perjuangan

.jpg)

Komentar
Posting Komentar